Pembiasan Cahya

     Di sebuah danau salah satu hutan seekor Elang memangsa seekor ikan mas. Walau ikan   mas terlihat dekat ke permukaan air tapi Elang sudah mengetahui bahwa posisi ikan sebenarnya berada lebih jauh dari permukaan air. (pengalaman lantai bak mandi terlihat   lebih dangkal dari sebenarnya), inilah proses pembiasan. Lain halnya seekor ikan Mujair melihat Elang di udara terlihat lebih jauh. Ikan Mujair belum mengerti pembiasan sehingga   ia sangat santai padahal sebenarnya Elang berada dekat ke permukaan air.

Byuuurrr … ! Sangatlah kaget Mujair ketika ikan Mas kawannya  dimangsa Elang. Mujairpun cepat ambil langkah 1000 ehh… ambil ngepot 1000 lalu sembunyi di lumpur.

Inginkah Mujair mendalami materi Pembiasan? Kata Elang tidak perlu saya nanti makan apa? The End.

snellius1

Gb. 1.  Ikan terlihat lebih dangkal dari posisi sebenarnya

Peristiwa pembiasan di atas sebagai berikut. Sinar datang dari medium lebih rapat (air) atau n1 menuju medium kurang rapat (udara) atau n2 dibiaskan menjauhi normal (N). Ingat perhitungan sudut dari N.

skellius2

Gb. 2. Burung terlihat lebih jauh dari posisi sebenarnya

Sinar datang dari medium kurang rapat n1 menuju medium lebih rapat n2 dibiaskan mendekati normal.

Sinus sudut datang terhadap sinus sudut bias selalu tetap atau n2/n1.

hk snellius

Yang perlu dicermati hukum Snellius di atas adalah pasangan indeks bias medium n dan sin i harus berada pada medium yang sama.

hukum snellius

Gb. 3.  Indeks bias medium dan Sin i pada hukum Snellius

Jika notasi indeks bias medium ditukar n1 untuk indeks bias air n2 untuk indeks bias udara dan sinar datang tetap dari udara maka sudut datang i tetap dari udara dan ingat pasangan medium maka hukum snellius menjadi:

n2 sin i = n1 sin r

2. PEMBIASAN PADA PERMUKAAN LENGKUNG (REFRAKTOR)

Gb4. Pembiasan permkaan lengkung

Benda B dibentuk bayangan oleh permukaan lengkung B’ sudut yang dibentuk berdasarkan pembiasan cahaya adalah:

pembiasan lengkung rum1

Yang perlu diperhatikan persaman di atas adalah n1/S, S bendanya berada di n1 pasangan tempat inilah yang harus diperhatikan, jika tempat S adalah n2 maka persamaan di atas menjadi (n2/S) + (n1/S’) = (n1 – n2)/R

Nilai variabel untuk pembentukan bayangan menjadi Syarat (perjanjian), semua variabel yang ada pada Gb4 bernilai positif sebagai berikut.

  1. Depan permukaan lengkung/sepihak dengan sinar datang.
  2. S positif di depan permukaan lengkung/sepihak dengan sinar datang.
  3. S’ positif di belakang permukaan/berlainan dengan sinar datang.
  4. R positif di belakang permukaan lengkung/berlainan dengan sinar datang.
  5. Untuk variabel bernilai negatif berlawanan denga kriteria di atas.

Perhatikan Gb5 Seekor kucing berada pada jarak 60 cm dari dinding akuarium berbentuk bola berjejari 40 cm dan seekor ikan berada 20 cm dari dinding akuarium. Jika indeks bias air n2=4/3. Berapa jauh dari dinding akuarium kucing melihat ikan dan ikan melihat kucing.

Gb5. Kucing dan ikan saling melirik

rumus kucing ikan

Untuk permukaan datar nilai R tak berhingga (n2-n1)/~ adalah nol persamaan di atas menjadi n1/S = -n2/S’.

Gb6. Benda terlihat akibat pembiasan

Seekor ikan mas berada 20 cm di bawah permukaan air dan seekor burung elang terbang 60 cm di atas permukaan air. Jika indeks bias air n1 = 4/3 berapa jauh dari permukaan air burung melihat ikan mas dan ikan mujair melihat burung elang.

pbias_lkung_rum2

3.  PEMBIASAN PADA LENSA TIPIS

Pembiasan pada lensa adalah pebiasan dua permukaan lengkung maka ada dua tahapan yaitu dari n1 ke n2 kemudian dari n2 ke n1 berdasarkan pebiasan akan diperoleh sebagai berikut.

Gb7. Pebiasan pada lensa tipis

Penurunan rumus lensa

Syarat untuk nilai variabel positif atau negatif sama dengan syarat pada permukaan lengkung di atas.

  1. Depan lensa/sepihak dengan sinar datang.
  2. S positif di depan lensa/sepihak dengan sinar datang.
  3. S’ positif di belakang lensa/berlainan dengan sinar datang.
  4. R positif di belakang lensa/berlainan dengan sinar datang.
  5. R1 lengkung pertama ditumbuk sinar datang.
  6. Untuk variabel bernilai negatif berlawanan denga kriteria di atas.

Untuk memahami lebih dalam tentukan jarak titik fokus lensa dari kriteria lensa berikut

fokus lensa

Jika sinar datang dari arah kanan tentukan kembali jarak titik fokus masing-masing lensa tersebut dan akan mendapatkan hasil yang sama atau dengan kata lain lensa walau dibalik depan menjadi belakang tidak mempengaruhi titik fokusnya jangan sampai keliru menentukan R1 akibatnya bisa fatal lensa negatif menjadi lensa positif,  Lensa negatif adalah lensa cekung (bagian tengah lebih pipih dari bagian tepinya). Lensa positif adalah lensa cembung (bagian tengah lebih tebal dari bagian tepinya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s